Simulasi Biaya Operasional Forklift: Listrik vs Bahan Bakar

Admin Tekindo - 6 bulan yang lalu (Minggu, 6 Juli 2025 - 15:07:13)

Dalam dunia industri, efisiensi biaya menjadi pertimbangan utama dalam memilih alat operasional, termasuk forklift. Forklift listrik dikenal hemat energi dan minim perawatan. Pengguna hanya perlu mengisi daya baterai dan melakukan pengecekan rutin pada sistem kelistrikan. Namun, forklift ini memiliki keterbatasan durasi kerja karena tergantung pada kapasitas baterai.

Di sisi lain, forklift berbahan bakar (diesel atau LPG) lebih cocok untuk operasional berat atau outdoor. Meski konsumsi bahan bakar lebih mahal, daya angkatnya lebih besar dan tidak terbatas waktu operasional. Namun, perawatannya lebih intensif, terutama pada sistem mesin dan emisi. Faktor lain yang harus dipertimbangkan adalah biaya pelumas, filter, dan suku cadang mesin.

Salah satu metode untuk menentukan pilihan terbaik adalah dengan menghitung Total Cost of Ownership (TCO) yang mencakup biaya pembelian, operasional, perawatan, dan umur pakai. Misalnya, forklift listrik mungkin lebih mahal di awal, tetapi bisa lebih murah dalam jangka panjang jika digunakan di lingkungan yang sesuai.

Dengan bantuan tim Tekindo Artha Karya, Anda bisa melakukan simulasi biaya operasional sesuai skenario bisnis Anda. Kami juga menyediakan layanan konsultasi untuk menghitung TCO agar Anda tidak salah dalam berinvestasi. Kami menyediakan data historis dan studi kasus nyata dari pelanggan yang sudah menggunakan berbagai jenis forklift.